Surabaya, 20–21 Januari 2026 — Lebih dari 150 leaders PT Borwita Citra Prima berkumpul di Vasa Hotel Surabaya dalam rangkaian Borwita Yearly Meeting (BYM) 2026. Momentum tahunan ini menjadi sangat penting karena tidak hanya membahas evaluasi dan strategi bisnis, tetapi juga menjadi momen peluncuran tema strategis lima tahunan perusahaan: S.C.A.L.E 2026–2030.
Sebelum memasuki forum strategis ini, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti perayaan HUT ke-50 Borwita yang berlangsung megah dan meriah di The Westin Surabaya. Perayaan tersebut menjadi refleksi perjalanan panjang Borwita selama lima dekade dalam membangun fondasi distribusi di Indonesia. Artikel lengkap mengenai perayaan 50 tahun Borwita dapat dibaca di sini
Memasuki forum BYM 2026, para leaders langsung fokus pada sesi utama berupa review performa bisnis, evaluasi strategi, serta penyelarasan arah dan prioritas perusahaan ke depan. Diskusi berlangsung mendalam, menekankan pentingnya disiplin operasional, kesiapan organisasi menghadapi kompleksitas bisnis, serta keberanian untuk terus bertransformasi.
Dalam momentum inilah Borwita secara resmi meluncurkan tema lima tahunan S.C.A.L.E 2026–2030, yang menjadi arah strategis perusahaan ke depan:
Preparing Borwita for much larger-scale growth. Focuses on strengthening daily operations, implementing the right controls, and accelerating the use of technology, while always preparing and paving the way for the future.
Borwita Yearly Meeting 2026 Highlight – SCALE UP!
Kerangka ini menjadi komitmen bersama untuk memastikan Borwita siap memasuki fase pertumbuhan yang lebih besar dengan fondasi yang kuat dan sistem yang semakin matang.
Suasana kebersamaan semakin terasa melalui sesi Talent Show, di mana setiap regional menampilkan kreativitas terbaiknya, mulai dari drama, tarian, bernyanyi, hingga penampilan kolaboratif yang menghibur. Momen ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperkuat solidaritas dan semangat kolaborasi lintas wilayah.
Inspirational Talks with Dahlan Iskan
Rangkaian BYM 2026 semakin inspiratif dengan kehadiran Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN, mantan Direksi PLN, dan mantan CEO Jawa Pos, yang membawakan sesi Inspirational Talks mengenai kepemimpinan dalam memimpin transformasi. Insight tentang keberanian mengambil keputusan, kecepatan dalam perubahan, serta kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan memberikan perspektif yang kuat bagi seluruh leaders Borwita.
Sesi tersebut juga mendapatkan perhatian media dan dimuat dalam Harian Disway. Liputan lengkap dapat dibaca di sini.
Scale Up Project
Sebagai penutup, seluruh peserta mengikuti Scale Up Project, sebuah aktivitas team building yang menantang kreativitas dan strategi. Setiap tim ditugaskan membangun “Borwita Tower” menggunakan material daur ulang yang disediakan panitia. Untuk memperoleh perlengkapan tambahan, tim harus mengikuti berbagai mini games dan mengumpulkan “modal” untuk membeli peralatan yang dibutuhkan. Aktivitas ini menjadi simbol nyata bagaimana kolaborasi, strategi, dan kepemimpinan diuji dalam keterbatasan, selaras dengan semangat S.C.A.L.E.
Borwita Yearly Meeting 2026 bukan sekadar agenda tahunan, melainkan momentum penting dalam perjalanan menuju 2030. Dengan peluncuran S.C.A.L.E 2026–2030, penyelarasan strategi, penguatan kepemimpinan, serta kolaborasi lintas regional, Borwita menegaskan komitmennya untuk terus tumbuh lebih besar, lebih disiplin, dan lebih adaptif menghadapi masa depan.
PT Borwita Citra Prima kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Schneider Electric Award 2025 dalam kategori Best Distribution. Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen Borwita dalam menghadirkan layanan distribusi yang andal, efisien, dan berkelanjutan.
Penghargaan Best Distribution Schneider Electric 2025 diberikan kepada mitra distribusi yang menunjukkan performa unggul dalam aspek operasional, pertumbuhan bisnis, kepatuhan terhadap standar, serta kolaborasi strategis yang berdampak positif terhadap ekosistem distribusi secara keseluruhan.
Sebagai perusahaan dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri distribusi nasional, Borwita terus memperkuat sistem operasional, digitalisasi proses, serta peningkatan kapabilitas tim di seluruh lini.
Melalui pendekatan berbasis kinerja dan continuous improvement, Borwita mampu menghadirkan distribusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Apresiasi atas Kepercayaan Schneider Electric
Borwita menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Schneider Electric atas kepercayaan dan penghargaan yang diberikan. Kemitraan yang terjalin selama ini menjadi fondasi kuat dalam menciptakan sinergi dan inovasi di bidang distribusi.
Schneider Electric Award 2025 ini bukan hanya menjadi simbol pencapaian, tetapi juga motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta memperluas kontribusi Borwita dalam mendukung kebutuhan pasar.
Memasuki era transformasi industri dan digitalisasi, Borwita berkomitmen untuk terus beradaptasi dan memperkuat kapabilitas distribusi agar tetap relevan dan kompetitif. Penghargaan Best Distribution Schneider Electric 2025 menjadi milestone penting dalam perjalanan perusahaan untuk menghadirkan distribusi yang unggul dan berkelanjutan.
Ke depan, Borwita akan terus menjaga standar operasional terbaik, memperkuat kolaborasi, serta menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi seluruh mitra dan pemangku kepentingan.
Tahun 2026 menjadi tonggak bersejarah bagi PT Borwita Citra Prima. Genap 50 tahun perjalanan Borwita dalam menggerakkan roda distribusi di Indonesia dirayakan melalui rangkaian perayaan istimewa yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna. Mengusung tema “Built to Last, Grown to Inspire”, perayaan ini merefleksikan komitmen Borwita untuk terus tumbuh berkelanjutan sekaligus menjadi panutan di industri distribusi.
Perayaan utama HUT ke-50 Borwita diselenggarakan pada 19 Januari 2026 di Hotel The Westin Surabaya, dengan kehadiran lebih dari 600 undangan. Acara berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme, dihadiri oleh para prinsipal Borwita, kolega perusahaan, jajaran direksi, serta seluruh leaders Borwita.
Momen ini menjadi simbol kuat kepercayaan dan kolaborasi yang telah terbangun selama puluhan tahun. Kehadiran para mitra strategis menegaskan posisi Borwita sebagai market leader yang konsisten memberikan nilai tambah dalam ekosistem distribusi FMCG di Indonesia.
Built to Last: Konsistensi Menjadi Market Leader
Di usia ke-50, Borwita menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perusahaan distribusi yang kokoh, relevan, dan adaptif terhadap perubahan. Built to Last bukan sekadar tema, melainkan cerminan dari fondasi bisnis yang kuat, tata kelola yang matang, serta kemampuan Borwita dalam menjaga kepercayaan mitra dan pelanggan.
Lebih dari itu, Borwita juga berkomitmen untuk terus menjadi benchmark dan sumber inspirasi bagi pasar dan pelaku industri lainnya, sebuah peran yang dibangun melalui konsistensi, integritas, dan keunggulan operasional.
Grown to Inspire: Melanjutkan Nilai, Menyongsong Masa Depan
Perayaan ini juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan kepemimpinan Borwita. Di bawah arahan Bapak Alan Karyono selaku Managing Director, Borwita melanjutkan perjuangan dan nilai-nilai yang telah dirintis oleh Bapak Hady Karyono selaku President Director.
Semangat Grown to Inspire tercermin dari komitmen Borwita untuk terus bertumbuh, tidak hanya secara bisnis, tetapi juga dalam membangun manusia, budaya, dan dampak positif yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Borwita 50th Anniversary: Built to Last, Grown to Inspire (Teaser)
Malam Penuh Suka Cita dan Kebersamaan
Keseruan perayaan HUT ke-50 semakin lengkap dengan penampilan spesial dari Krisdayanti, artis papan atas Indonesia, yang menjadi puncak acara. Seluruh tamu undangan larut dalam suasana suka cita, merayakan perjalanan panjang Borwita dengan penuh kebanggaan dan kebersamaan.
The whole excitement of Borwita 50th Anniversary is here! Built to Last, Grown to Inspire
We’re Stepping Into a New Signature
Tidak hanya merayakan usia emas, Borwita juga menandai babak baru melalui peluncuran logo terbaru Borwita. Identitas visual ini merepresentasikan transformasi dan kesiapan Borwita dalam menghadapi masa depan.
Tipografi yang tegas mencerminkan fondasi Borwita sebagai perusahaan distribusi yang kuat, konsisten, dan dapat diandalkan. Sementara itu, sudut-sudut yang membulat merefleksikan pola pikir yang terbuka dan kolaboratif dalam membangun kemitraan yang berkelanjutan.
Peluncuran logo ini menjadi simbol bahwa Borwita terus berevolusi, tanpa meninggalkan nilai-nilai utama yang telah mengantarkan perusahaan hingga hari ini.
Merayakan Bersama Seluruh Insan Borwita di Seluruh Indonesia
Rangkaian perayaan HUT ke-50 Borwita berlanjut pada 28 Januari 2026, kali ini dikhususkan bagi seluruh karyawan Borwita di seluruh Indonesia. Diselenggarakan secara daring melalui Zoom dan dipandu oleh tim dari Kantor Pusat Sidoarjo, acara ini berlangsung hangat, haru, dan penuh inspirasi.
Dalam sambutannya, Bapak Alan Karyono menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh karyawan. Beliau menegaskan bahwa pencapaian Borwita hingga saat ini tidak terlepas dari peran setiap insan Borwita yang menggerakkan roda bisnis perusahaan dari berbagai wilayah.
Momen puncak perayaan internal ditutup dengan penyampaian kesan dan pesan dari karyawan melalui layar Zoom, yang menggambarkan kebanggaan, loyalitas, dan semangat kebersamaan. Acara kemudian ditutup dengan pemotongan tumpeng secara serempak di seluruh area Borwita, meskipun terhubung secara virtual.
Perayaan 50 tahun Borwita bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan awal dari babak baru. Dengan fondasi yang kuat, kepemimpinan yang visioner, serta insan Borwita yang berdedikasi, Borwita siap melangkah lebih jauh, terus tumbuh, menginspirasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi industri distribusi Indonesia.
Built to Last. Grown to Inspire.
Borwita akan terus melangkah maju, bersama, dan berkelanjutan.
Tahukah Anda bahwa satu kali donor darah dapat membantu hingga tiga nyawa? Donor darah tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga menyimpan berbagai manfaat kesehatan yang mungkin belum banyak diketahui. Aktivitas sederhana ini telah menjadi bagian penting dari sistem kesehatan global dan berperan besar dalam menyelamatkan jutaan orang setiap tahunnya.
Di Indonesia, kesadaran akan pentingnya donor darah terus didorong melalui kolaborasi antara institusi kesehatan, organisasi kemanusiaan, dan dunia usaha.
Sidoarjo, 13 Januari 2026– Sebagai wujud kepedulian terhadap kesehatan dan kemanusiaan, Borwita Citra Prima menyelenggarakan kegiatan Donor Darah bekerja sama dengan PMI Kabupaten Sidoarjo. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Pusat Borwita, Taman, Sidoarjo, dan diikuti dengan antusias oleh karyawan kantor pusat serta karyawan cabang Surabaya.
Donor Darah: Aksi Kemanusiaan yang Berakar Panjang
Donor darah merupakan salah satu bentuk kepedulian kemanusiaan yang telah dilakukan secara luas sejak awal abad ke-20. Praktik donor darah modern berkembang pesat seiring ditemukannya sistem golongan darah oleh Karl Landsteiner pada tahun 1901. Sejak saat itu, donor darah menjadi bagian penting dari sistem kesehatan global untuk menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahunnya.
Organisasi kesehatan dunia seperti World Health Organization (WHO) menegaskan bahwa ketersediaan darah yang aman dan berkelanjutan sangat bergantung pada partisipasi donor darah sukarela. WHO juga secara konsisten mempublikasikan panduan dan riset terkait keamanan serta pentingnya donor darah sukarela melalui laman resminya tentang blood safety and donation. WHO juga merekomendasikan donor darah rutin sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan kepedulian sosial.
Manfaat Donor Darah bagi Kesehatan
Selain berdampak besar bagi penerima, donor darah juga memberikan manfaat kesehatan bagi pendonornya. Berbagai jurnal medis dan institusi kesehatan terpercaya mencatat bahwa donor darah secara rutin dapat membantu:
Menjaga kesehatan jantung dengan mengurangi kelebihan zat besi dalam tubuh
Membantu regenerasi sel darah merah
Mendeteksi kondisi kesehatan tertentu sejak dini
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association menyebutkan bahwa pengelolaan kadar zat besi melalui donor darah berpotensi menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Temuan ini dapat ditelusuri melalui publikasi ilmiah terkait iron levels and cardiovascular health yang tersedia di jurnal resmi American Heart Association. Sementara itu, National Institutes of Health (NIH) juga menyatakan bahwa donor darah yang dilakukan sesuai prosedur aman dan bermanfaat bagi kesehatan pendonor. Informasi ini dapat ditemukan pada publikasi dan edukasi kesehatan NIH mengenai blood donation and health melalui situs resminya.
Donor Darah Borwita: Kolaborasi untuk Dampak Nyata
Mengusung semangat kepedulian dan kebersamaan, kegiatan donor darah Borwita tahun ini terlaksana berkat kolaborasi dengan PMI Kabupaten Sidoarjo sebagai mitra resmi penyedia layanan medis. Seluruh proses donor dilakukan sesuai standar kesehatan dan keselamatan yang berlaku.
Kegiatan ini diikuti oleh karyawan Borwita dari kantor pusat serta cabang Surabaya, yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak tahap pendaftaran hingga pelaksanaan donor. Partisipasi aktif ini mencerminkan budaya perusahaan Borwita yang menjunjung tinggi nilai kepedulian, solidaritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Tanya Jawab Singkat Seputar Donor Darah
1. Apakah donor darah aman dilakukan secara rutin? Ya. Menurut World Health Organization (WHO), donor darah aman dilakukan setiap 2–3 bulan sekali untuk orang dewasa yang memenuhi syarat kesehatan.
2. Apa saja syarat umum donor darah? Beberapa syarat umum meliputi usia 17–60 tahun, berat badan minimal 45 kg, kondisi tubuh sehat, dan kadar hemoglobin yang mencukupi.
3. Mengapa donor darah penting bagi masyarakat? Ketersediaan darah sangat krusial untuk tindakan medis seperti operasi, transfusi pasien anemia, hingga kondisi darurat.
Donor Darah Bersama PMI Kab. Sidoarjo – Kantor Pusat Borwita
Komitmen Borwita terhadap Kesehatan dan Sosial
Melalui kegiatan donor darah ini, Borwita tidak hanya berkontribusi dalam membantu pemenuhan kebutuhan darah nasional, tetapi juga terus mendorong gaya hidup sehat di lingkungan kerja. Kegiatan sosial seperti ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Borwita dalam menciptakan dampak positif bagi karyawan, mitra, dan masyarakat luas.
Ke depan, Borwita Citra Prima berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial dan kesehatan yang selaras dengan nilai perusahaan, sekaligus memperkuat peran perusahaan sebagai distributor FMCG nasional yang bertanggung jawab secara sosial.
Di tengah ritme kerja yang semakin cepat, menjaga pola makan sehat sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi karyawan. Jam kerja panjang, mobilitas tinggi, target yang dinamis, hingga kebiasaan makan terburu-buru membuat banyak orang tidak lagi benar-benar mendengarkan sinyal tubuhnya sendiri.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa pola makan yang tidak seimbang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari kelelahan kronis hingga penyakit metabolik dalam jangka panjang.
Senada dengan itu, Harvard T.H. Chan School of Public Health juga menyebutkan bahwa pengaturan porsi, kualitas makanan, serta konsistensi waktu makan berperan besar dalam menjaga energi dan fokus sepanjang hari kerja.
Isu ini menjadi semakin relevan di lingkungan kerja dengan aktivitas tinggi, seperti di industri Distributor FMCG Indonesia, di mana karyawan lapangan dan tim operasional dituntut untuk selalu sigap, fokus, dan memiliki stamina yang prima.
Kehidupan Karyawan: Antara Target, Mobilitas, dan Pola Makan
Dalam keseharian karyawan, makan sering kali bukan lagi soal kebutuhan tubuh, melainkan sekadar jeda di antara rapat, perjalanan, atau target operasional. Tidak jarang makan dilakukan karena “sudah waktunya”, bukan karena benar-benar lapar, atau justru makan berlebihan sebagai respons terhadap stres.
Kondisi ini dapat berdampak langsung pada performa kerja. Tubuh yang kekurangan energi atau sebaliknya terlalu terbebani asupan tidak seimbang akan memengaruhi konsentrasi, mood, hingga produktivitas. Karena itu, pemahaman tentang perbedaan lapar fisik dan lapar emosional, pengaturan porsi, serta mindset diet yang sehat menjadi penting untuk diterapkan secara realistis di dunia kerja.
Komitmen Borwita dalam Mendukung Kesehatan Karyawan
Sebagai perusahaan Distributor Indonesia yang terus bertumbuh, Borwita percaya bahwa kinerja berkelanjutan dimulai dari manusia yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Komitmen ini diwujudkan tidak hanya melalui sistem kerja dan budaya perusahaan, tetapi juga lewat ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan karyawan.
Pada Kamis, 18 Desember 2025, Borwita kembali menyelenggarakan Public Training Health Series bertajuk “Diet Happy, Body Healthy! Pola Makan Tepat Kunci Tubuh Sehat”.
Pelatihan ini dipandu oleh Ruthy, S.Gz., RD, Ahli Gizi dari RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, yang mengajak peserta memahami bahwa diet tidak harus menyiksa, melainkan dapat dijalani secara sadar, seimbang, dan berkelanjutan.
Dari Mindset hingga Praktik Sehari-hari
Dalam sesi ini, peserta diajak membangun ulang mindset tentang diet, memahami jenis lapar, hingga mempelajari cara sederhana mengatur porsi makan berdasarkan ukuran tangan. Pendekatan ini membuat materi terasa dekat dengan realita kerja, mudah diterapkan di kantor, saat perjalanan dinas, maupun di tengah jadwal yang padat.
Diskusi berlangsung aktif, dengan berbagai pertanyaan seputar kebiasaan makan, tantangan menjaga pola hidup sehat di tengah pekerjaan, hingga tips konsistensi yang realistis.
Langkah Kecil Menuju Kinerja yang Lebih Sehat
Melalui Public Training Health Series, Borwita berharap dapat terus menjadi ruang belajar bersama yang mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai fondasi produktivitas. Karena bagi Borwita, pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan tumbuhnya kualitas hidup insan di dalamnya.
Dengan tubuh yang lebih sehat, fokus yang terjaga, dan energi yang seimbang, setiap karyawan dapat menjalani perannya dengan lebih optimal, hari ini dan di masa depan.
Borwita dengan bangga menerima dua penghargaan bergengsi dari Reckitt dalam ajang National Distributor Conference 2025. Pencapaian ini menjadi bukti nyata komitmen Borwita dalam mendorong pertumbuhan berkelanjutan serta menjaga keunggulan operasional di industri distribusi FMCG.
Dalam ajang tersebut, Borwita berhasil meraih:
🏆 Best IMS (Sellout) Growth
🏆 Champions of Dettol
Penghargaan ini mencerminkan kinerja Borwita dalam mendorong pertumbuhan penjualan di tingkat pasar (sell-out), sekaligus konsistensi dalam menjaga eksekusi distribusi dan pengelolaan brand, khususnya untuk merek Dettol, di seluruh jaringan distribusi.
Sebagai Distributor FMCG Indonesia, Borwita terus mengedepankan pendekatan distribusi yang terintegrasi, menggabungkan kekuatan tim sales, keandalan operasional logistik, pemanfaatan data, serta kolaborasi yang erat dengan principal dan pelanggan. Pendekatan ini memungkinkan Borwita untuk menghadirkan solusi distribusi yang efektif dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan bisnis.
Pencapaian ini tidak lepas dari kontribusi seluruh insan Borwita, mulai dari tim sales, operasional, gudang, hingga fungsi pendukung lainnya, yang bekerja dengan dedikasi tinggi untuk memastikan layanan distribusi berjalan optimal dan konsisten.
Ke depan, Borwita berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai Distributor FMCG Indonesia yang inovatif, andal, dan berorientasi pada kinerja jangka panjang. Borwita akan terus berinvestasi pada pengembangan sumber daya manusia, sistem, dan kemitraan strategis guna memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi principal, pelanggan, serta masyarakat.
Borwita menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Reckitt atas kepercayaan dan pengakuan yang diberikan, serta kepada seluruh tim Borwita yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini.
Menurut penelitian di bidang manajemen & psikologi organisasi, dukungan dari rekan kerja (coworker support) dan lingkungan kerja yang suportif terbukti meningkatkan kepuasan kerja, menurunkan kelelahan emosional, dan memperkuat keterikatan kerja (work engagement). Hal ini mendasari pandangan bahwa “kepahlawanan” tidak selalu harus sosok heroik, bisa juga hadir dalam bentuk support kecil sehari-hari dari orang di sekitar kita.
Dalam aktivitas yang padat di dunia Distributor FMCG Indonesia seperti Borwita, mulai dari mengejar target, memastikan distribusi berjalan akurat, hingga menjaga hubungan dengan pelanggan, kita tidak pernah benar-benar berjalan sendirian. Selalu ada sosok yang menjadi penyemangat, penyeimbang, dan pendukung di setiap perjalanan.
Pahlawan yang Hadir di Tengah Ritme Cepat Dunia Distributor
Sama seperti hasil riset yang menunjukkan pentingnya dukungan sosial di tempat kerja untuk menjaga kepuasan kerja dan mencegah burnout, bekerja di industri distribusi berarti berada dalam alur kerja yang dinamis: koordinasi logistik, persiapan gudang, validasi pesanan, hingga memastikan pengiriman dilakukan tepat waktu. Dalam ritme cepat ini, aksi kepahlawanan sering muncul tanpa disadari, misalnya melalui:
Tim gudang yang berangkat sebelum matahari terbit, memastikan stok siap, tertata, dan sesuai permintaan pelanggan. Tanpa mereka, roda distribusi tak akan bergerak sebaik ini.
Salesperson yang tetap tersenyum di tengah tantangan, bertemu banyak pelanggan dalam sehari, menjawab kebutuhan, menjaga hubungan baik; peran mereka sangat penting dalam menjaga kepercayaan brand dan konsumen.
Rekan kerja yang terus hadir membantu, entah itu menutupi shift ketika kita berhalangan, membantu menyelesaikan pekerjaan mendesak, atau sekadar memberikan semangat ketika hari terasa berat. Mereka bukan sekadar rekan kerja, mereka bisa menjadi support system.
Contoh nyata bisa kita temukan dalam sosok seperti Pak Sukron, karyawan CSR cabang Malang Borwita yang setiap hari membantu mempersiapkan anaknya berangkat sekolah, lalu bekerja keras sebagai tulang punggung keluarga. Atau tim HR yang rela menjadi tempat cerita dan pendamping ketika karyawan menghadapi tantangan di tempat kerja. Mereka mungkin tak tampil di sorotan besar, tetapi dampaknya terasa di hati.
Aksi Kecil, Dampak Besar: Esensi dari Everyday Heroes
Riset psikologi pekerjaan menunjukkan bahwa dukungan sosial di tempat kerja menghadirkan rasa aman, belonging, dan kepuasan, yang akhirnya mampu meningkatkan motivasi kerja, keterikatan terhadap perusahaan, dan produktivitas. Konsep Everyday Heroes mengingatkan bahwa kepahlawanan tidak harus diwujudkan melalui tindakan besar. Sering kali, justru perhatian kecil, kerelaan membantu, dan ketulusan untuk peduli yang memberikan perubahan paling signifikan.
Ketika kita lelah, kehadiran rekan yang menyemangati bisa mengubah hari. Ketika beban kerja menumpuk, bantuan kecil bisa membuat semuanya terasa lebih ringan. Ketika kita merasa stuck, satu kata dukungan bisa mendorong kita untuk terus maju. Aksi-aksi seperti inilah yang membuat pekerjaan lebih bermakna, lebih hangat, dan lebih manusiawi.
Sejalan dengan Nilai Borwita: Hati, Pikiran, dan Tindakan
Hati: Tulus membantu tanpa mengharapkan pengakuan.
Pikiran: Mengambil keputusan bijak dan mencari solusi meski dalam kondisi mendesak.
Tindakan: Memberikan yang terbaik untuk pelanggan dan rekan kerja, bahkan jika itu di luar ekspektasi.
Inilah nilai yang membentuk budaya Borwita sebagai Distributor Indonesia yang tidak hanya fokus pada performa, tetapi juga pada manusia di dalamnya.
#EverydayHeroesBorwita: Mengajak Kita Menghargai Pahlawan di Sekitar Kita
Dengan dukungan riset bahwa dukungan sosial dan kepedulian antar rekan kerja mampu membawa dampak besar bagi kesejahteraan dan kinerja, kampanye #EverydayHeroesBorwita bukan sekadar slogan, tapi panggilan untuk melihat, mengapresiasi, dan merayakan mereka yang mungkin tak pernah kita sorot.
Sering kali kita lupa bahwa rasa syukur itu muncul ketika kita menyadari betapa berartinya kehadiran seseorang dalam perjalanan kerja kita, baik melalui dukungan, kerja sama, maupun semangat yang mereka berikan.
Pahlawan tidak selalu mereka yang tampil di panggung besar atau dikenal publik. Pahlawan bisa jadi:
rekan kerja yang selalu hadir membantu,
tim lapangan yang bekerja tanpa berhenti,
atasan yang membimbing dengan tulus,
atau bahkan anggota keluarga yang terus mendukung perjuangan kita.
Melalui Everyday Heroes Borwita, kita diajak untuk merayakan mereka, karena dalam setiap tindakan kecil yang penuh ketulusan, terdapat kekuatan untuk menginspirasi dan menggerakkan perubahan. Saatnya berhenti sejenak dan berkata: “Terima kasih telah menjadi pahlawan dalam hidup.”
Kemampuan komunikasi efektif menjadi salah satu keterampilan yang paling dibutuhkan dalam dunia kerja modern. Dalam era digital di mana kolaborasi berlangsung cepat dan lintas bidang, komunikasi bukan hanya kemampuan berbicara, tetapi seni menyampaikan pesan dengan jelas, meyakinkan, dan berdampak.
Temuan ini memperkuat fakta bahwa komunikasi efektif bukan lagi sekadar pelengkap, tetapi fondasi utama bagi profesional di semua level.
(tambahan revisi) Inilah alasan mengapa kemampuan komunikasi tidak bisa dipandang sebagai skill tambahan. Komunikasi adalah jembatan yang menghubungkan ide, orang, dan proses, terutama di dunia kerja yang menuntut kecepatan dan ketepatan seperti industri distribusi FMCG. Untuk memahami dampaknya lebih jauh, mari kita lihat mengapa komunikasi efektif sangat krusial.
Mengapa Komunikasi Efektif Sangat Penting di Lingkungan Kerja?
1. Meningkatkan Kejelasan dan Mengurangi Kesalahpahaman
Dalam lingkungan kerja yang dinamis seperti industri distribusi FMCG, koordinasi yang jelas menjadi kunci untuk menjaga kecepatan eksekusi dan tingkat akurasi.
2. Membantu Penyampaian Ide dengan Meyakinkan
Banyak karyawan memiliki ide cemerlang, tetapi tidak semuanya mampu menyampaikan secara terstruktur dan persuasive. Komunikasi yang baik memastikan ide tidak hanya didengar, tetapi juga dipertimbangkan.
3. Menumbuhkan Kepercayaan Diri dalam Interaksi Profesional
Kemampuan berbicara yang natural dan percaya diri menciptakan kesan profesional yang kuat. Dalam presentasi, diskusi tim, hingga interaksi pelanggan, komunikasi yang percaya diri meningkatkan kredibilitas kita.
4. Membentuk Kolaborasi yang Lebih Solid
Tim dengan alur komunikasi kuat cenderung lebih adaptif, lebih cepat mengambil keputusan, dan lebih efektif menyelesaikan masalah. Ini selaras dengan budaya kerja modern yang berorientasi pada efisiensi dan kolaborasi lintas fungsi.
(tambahan revisi) Selain menjadi fondasi profesionalisme, komunikasi efektif juga sangat berpengaruh pada ritme kerja sehari-hari. Di Borwita, interaksi lintas tim, lintas generasi, dan lintas lokasi adalah bagian dari keseharian. Maka dari itu, sesi Communication Series hadir untuk merangkum berbagai teknik komunikasi yang mudah diterapkan dalam rutinitas kerja.
Komunikasi Profesional di Era Modern: Skill yang Tidak Bisa Ditunda
Di dunia kerja saat ini, profesional dituntut untuk bisa:
berbicara dengan natural,
menyampaikan pesan yang jelas dan terstruktur,
mengatasi rasa gugup saat tampil,
membangun kredibilitas melalui gestur, intonasi, dan kehadiran panggung,
serta mampu melakukan pitching ide secara meyakinkan.
Dalam industri distribusi yang menuntut kecepatan, akurasi, dan interaksi intens antar divisi, komunikasi yang efektif menjadi elemen krusial untuk menjaga kelancaran proses bisnis.
Tips Komunikasi Efektif di Lingkungan Kerja Borwita
Di lingkungan kerja Borwita yang dinamis baik di cabang, warehouse, maupun head office komunikasi memegang peran besar dalam kelancaran operasional dan kolaborasi antar fungsi. Setiap hari kita berinteraksi lintas divisi dan lintas generasi, sehingga kemampuan menyampaikan pesan dengan jelas, tepat, dan penuh respek menjadi salah satu skill penting yang menentukan efektivitas kerja.
Melalui sesi Communication Series bersama Miss Novia, kita kembali mengulik fondasi penting yang sering luput: bagaimana berpikir sebelum berbicara, memilih kata yang tepat, serta menyelaraskan cara komunikasi dengan lawan bicara. Sesi ini memberikan banyak insight praktis yang relevan dengan ritme kerja Borwita yang cepat dan berorientasi hasil.
1. Memahami Peran Diri Sebelum Berkomunikasi
Setiap posisi di Borwita memiliki tanggung jawab yang berbeda dan saling terhubung. Proses komunikasi akan jauh lebih efektif ketika kita memahami peran diri, baik sebagai pengambil keputusan, pelaksana, maupun penyedia informasi. Dengan memahami peran, pesan yang kita sampaikan menjadi lebih terarah, tidak bertele-tele, dan langsung pada poin yang dibutuhkan.
2. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Sederhana
Di industri distribusi FMCG yang serba cepat, ketepatan informasi sangat krusial. Menggunakan kalimat singkat, jelas, dan langsung membantu mengurangi miskomunikasi antara tim sales, logistik, finance, hingga warehouse.
Contoh sederhana yang di-highlight: Alih-alih: “Coba diproses ya secepatnya.” Lebih baik: “Mohon proses DO ini sebelum jam 11 karena truk loading pukul 12.”
Informasi yang spesifik mempercepat eksekusi dan meminimalkan follow-up berulang.
3. Adaptasi Gaya Komunikasi dengan Lawan Bicara
Di Borwita, kita bekerja dengan berbagai generasi, mulai dari Gen Z, Milenial, hingga senior yang sudah berpengalaman puluhan tahun. Setiap generasi memiliki preferensi komunikasi yang berbeda:
Gen Z cenderung to the point, cepat, dan visual.
Milenial suka konteks dan gambaran besar.
Senior mengutamakan detail proses dan kehati-hatian.
Mampu beradaptasi dengan karakter lawan bicara membuat pesan lebih mudah diterima dan menghindari kesalahpahaman.
4. Berlatih Three-Step Communication Technique
Salah satu poin penting dari sesi ini adalah teknik komunikasi 3 langkah:
Think – Tentukan tujuan sebelum bicara.
Speak – Sampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan singkat.
Confirm – Pastikan lawan bicara memahami pesan, baik verbal maupun non-verbal.
Teknik ini sangat cocok diterapkan di meeting, koordinasi harian, hingga briefing lapangan.
5. Komunikasi = Keterampilan yang Bisa Dilatih
Seperti skill lainnya, komunikasi membutuhkan latihan. Dengan terus belajar, mengobservasi, dan meminta feedback, kemampuan kita berkomunikasi akan semakin matang dan berdampak positif pada kerja tim, hubungan antar divisi, dan kepuasan pelanggan internal maupun eksternal.
Komunikasi bukan hanya soal berbicara, tetapi bagaimana kita memahami, menyampaikan, dan memastikan pesan diterima dengan tepat. Di Borwita, kemampuan ini menjadi salah satu pilar penting untuk menjaga kecepatan operasi, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan pelayanan terbaik bagi pelanggan internal maupun eksternal.
Lewat Communication Series ini, kita diingatkan bahwa menjadi komunikator yang baik bukanlah bawaan lahir, melainkan hasil dari pembiasaan. Dengan terus mengasah skill ini, kita tidak hanya meningkatkan kualitas kerja pribadi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan tim dan perusahaan.
Pada akhirnya, komunikasi yang efektif membawa kita lebih dekat pada tujuan besar kita: bekerja lebih solid, bergerak lebih cepat, dan melangkah lebih jauh sebagai satu Borwita.
Kesehatan mental kini tidak hanya menjadi isu sosial dan kesehatan publik, tetapi juga menjadi faktor krusial dalam dunia kerja dan produktivitas organisasi. Di Indonesia, riset menunjukkan bahwa prevalensi gangguan emosional dan mental meningkat, dari sekitar 6 % di 2013 menjadi 9,8 % di 2018. PMC+1 Hal ini menandakan bahwa semakin banyak individu yang perlu mendapatkan dukungan terkait kesehatan mental.
Selain itu, di lingkungan kerja, kesehatan mental yang buruk dapat berdampak pada konsentrasi, motivasi, hubungan antar karyawan, absensi, hingga produktivitas. jasapublishjurnal.com+1. Oleh karena itu, organisasi yang proaktif dalam mendukung kesehatan mental dan regulasi emosi karyawannya tidak hanya peduli pada aspek kesejahteraan, tetapi juga secara strategis memperkuat performa timnya.
Regulasi emosi: definisi dan manfaat
Regulasi emosi adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, memahami, serta mengelola respons emosinya agar tetap berada dalam kondisi yang sehat dan produktif. Medical News Today+1 Dalam konteks kerja, kemampuan ini terbukti secara nyata berdampak pada kepuasan kerja, hubungan antar tim, dan produktivitas. Frontiers+1
Dampak di lingkungan kerja
Karyawan yang mampu mengatur emosinya cenderung lebih tahan terhadap stres dan tekanan pekerjaan. PMC+1
Sebaliknya, kurangnya regulasi emosi dapat menyebabkan konflik interpersonal, mood negatif yang menyebar, penurunan motivasi, dan bahkan burnout. Alchemist+1
Bagi organisasi, mendukung regulasi emosi berarti meningkatkan kesejahteraan karyawan, yang kemudian berdampak positif pada retensi, loyalitas, dan produktivitas tim. Grant Thornton International Ltd. Home+1
Kesehatan Mental di Tempat Kerja: Fokus pada Karyawan
Sebagai bagian dari upaya menjaga “human capital” dalam organisasi, perhatian terhadap kesehatan mental karyawan menjadi sangat penting. Berikut beberapa poin kunci:
Lingkungan kerja yang sehat secara mental menyediakan ruang bagi karyawan untuk mengenali dan menyampaikan perasaan, serta mendapatkan dukungan ketika mengalami tekanan atau konflik.
Organisasi perlu membangun budaya di mana kesehatan mental bukan tabu, melainkan bagian integral dari kesejahteraan dan kinerja.
Pelatihan, workshop, dan program regulasi emosi dapat menjadi bagian dari strategi organisasi untuk memperkuat kapabilitas karyawan dalam menghadapi tantangan sehari-hari di tempat kerja.
Riset di Indonesia juga menunjukkan bahwa promosi kesehatan mental di lingkungan kerja dapat dilakukan melalui motivasi kerja, lingkungan kerja yang mendukung, kepemimpinan etis, dan pemberdayaan psikologis. ResearchGate+1 Ini menunjukkan bahwa intervensi tidak hanya bersifat individu, tetapi juga sistemik dalam organisasi.
Event Public Training: “Manage Emosi Yuk! Supaya Tetap Santuy” oleh Borwita
Pada tanggal 16 Oktober 2025, Borwita Citra Prima menyelenggarakan public training bertajuk “Manage Emosi Yuk! Supaya Tetap Santuy”, yang dibawakan oleh Olphi Disya Arinda, M.Psi., Psikolog, CCTS‑I (Psikolog Klinis Dewasa). Acara ini diikuti oleh ratusan karyawan Borwita dari berbagai divisi dan lokasi.
Sub-topik acara
Memahami kondisi emosional yang dialami
Memahami peran emosi dalam kehidupan
Teknik meregulasi emosi
Melalui sesi ini, peserta memperoleh insight-praktis mengenai bagaimana mengenali tingkat emosional diri, memahami pengaruh emosi terhadap perilaku dan lingkungan kerja, serta mempraktikkan teknik regulasi yang aplikatif dalam sehari-hari.
Hasil dan dampak
Acara ini berhasil menciptakan kesadaran yang meningkat akan pentingnya kesehatan mental dan regulasi emosi dalam lingkungan kerja. Karyawan yang sebelumnya mungkin belum terbiasa membahas atau mengelola emosinya, menjadi lebih terbuka dan memiliki alat untuk menjaga keseimbangan emosional. Hal ini selaras dengan riset yang menunjukkan bahwa regulasi emosi dapat meningkatkan sikap positif di tempat kerja dan mengurangi beban negatif. Frontiers+1 Dengan demikian, program ini tidak hanya mendukung kesejahteraan individu, tetapi juga memperkuat budaya kerja yang suportif di Borwita.
Kesimpulan & Aksi yang Disarankan
Kesehatan mental dan regulasi emosi bukan saja isu personal — tetapi bagian strategis dalam dunia kerja modern. Bagi organisasi seperti Borwita Citra Prima, mengambil langkah proaktif melalui pelatihan seperti “Manage Emosi Yuk! Supaya Tetap Santuy” merupakan investasi dalam sumber daya manusia yang secara langsung berdampak pada kebahagiaan, loyalitas, dan produktivitas karyawan.
Rekomendasi aksi yang bisa diambil:
Mengintegrasikan program regulasi emosi secara rutin (workshop, sesi refleksi, micro-learning) di seluruh karyawan.
Meningkatkan awareness melalui komunikasi internal, newsletter, wallboard, poster yang mendorong pembicaraan terbuka tentang kesehatan mental.
Memastikan budaya kerja yang mendukung, dimana karyawan merasa nyaman meminta bantuan, berdiskusi, dan berkolaborasi dalam menjaga kesejahteraan emosional.
Memonitor dan evaluasi secara berkala dampak program kesehatan mental (misalnya tingkat stres, konflik antar tim, produktivitas) untuk mengukur efektivitas dan melakukan penyesuaian.
Dengan langkah-langkah tersebut, Borwita dapat terus menjadi teladan dalam industri distributor FMCG Indonesia yang memprioritaskan kesejahteraan manusia dan membangun tim yang tangguh secara emosional.
Di zaman sekarang, memiliki pemasukan saja tidak cukup untuk menjaga kestabilan finansial jangka panjang. Tanpa perencanaan keuangan yang tepat, seseorang bisa terjebak dalam siklus utang, pengeluaran impulsif, dan ketidakmampuan menghadapi kebutuhan tak terduga. Personal finance mencakup pengelolaan pendapatan, pengeluaran, tabungan, investasi, dan proteksi agar seseorang bisa membuat keputusan keuangan bijaksana untuk mencapai tujuan hidup.
Sebagai contoh, literasi keuangan yang rendah sering menjadi hambatan besar bagi masyarakat untuk mulai berinvestasi atau memilih instrumen keuangan yang tepat. Studi dari Jurnal Bisnis Lombok menunjukkan bahwa literasi keuangan yang baik membantu individu mengelola utang dengan bijak, menabung secara konsisten, dan mengambil keputusan investasi yang tepat sehingga menciptakan stabilitas finansial jangka panjang. jurnal.bisnislombok.ac.id
Dalam konteks Indonesia, OJK dan berbagai lembaga keuangan terus mendorong literasi dan inklusi keuangan. Agar semakin banyak orang memiliki akses dan pemahaman terhadap produk-produk keuangan yang aman dan sesuai profil risiko.
Dengan landasan pengelolaan keuangan yang sehat, tahap berikutnya investasi bisa menjadi sarana untuk membangun aset, melawan inflasi, dan mewujudkan tujuan finansial.
Prinsip–Prinsip Dasar Investasi untuk Pemula
Sebelum masuk ke inti tema event Borwita, berikut beberapa prinsip investasi yang sering dijadikan acuan:
Melawan inflasi & menjaga nilai uang Uang yang hanya disimpan (tidak diinvestasikan) bisa tergerus oleh inflasi. Dengan investasi, diharapkan nilai uang tetap tumbuh (atau minimal tidak tergerus).
Menyesuaikan instrumen dengan profil risiko dan jangka waktu
Bagi pemula, instrumen yang dianggap relatif aman dan mudah diakses (misalnya reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap) bisa menjadi titik awal.
Pahami likuiditas: seberapa cepat dana bisa dicairkan jika diperlukan.
Pahami legalitas dan regulasi: pastikan instrumen diawasi oleh OJK atau lembaga terpercaya.
Konsistensi lebih penting daripada nominal besar Tidak harus menunggu gaji besar untuk mulai berinvestasi. Bahkan dengan nominal kecil yang rutin, hasilnya bisa signifikan jika dilakukan secara konsisten.
Diversifikasi dan manajemen risiko Jangan menaruh “semua telur di satu keranjang.” Sebar investasi ke beberapa instrumen agar jika salah satu turun, kerugian dapat diminimalkan.
Pahami tujuan finansial lebih dulu Apakah tujuannya dana darurat, pendidikan anak, pensiun, atau membeli rumah? Tujuan itu akan menentukan instrumen, jangka waktu, dan strategi investasi
Pada Sabtu, 13 September 2025, Borwita menyelenggarakan Public Training bertajuk “Mulai Investasi Sekarang: Panduan Membangun Aset untuk Pemula”. Acara ini ditujukan untuk para pemula yang ingin memulai perjalanan investasi dengan dasar pengetahuan yang kuat dan arah yang jelas.
Sebagai pembicara utama, hadir Melvin Mumpuni, CEO & Founder Finansialku, seorang perencana keuangan dengan reputasi di dunia edukasi keuangan Indonesia. Dalam kesempatan ini, beliau membagikan insight yang relevan dan aplikatif, terutama untuk karyawan yang baru memulai.
Topik Utama yang Dibawakan
Dalam webinar ini, Melvin membagikan beberapa topik penting, sebagai berikut:
Investasi sebagai alat melawan inflasi dan mencapai tujuan finansial Melvin menekankan bahwa investasi bukan hanya soal mengejar keuntungan besar, tetapi soal bagaimana menjaga daya beli uang dan merencanakan ke depan agar tujuan finansial, seperti membeli rumah atau menyiapkan dana pendidikan bisa tercapai.
Instrumen investasi yang aman, terjangkau, dan cocok untuk pemula Dalam sesi ini, peserta diperkenalkan berbagai pilihan instrumen investasi yang bisa dipertimbangkan:
Reksa dana (pasar uang, pendapatan tetap)
Obligasi korporasi atau pemerintah
Emas / instrumen logam mulia
Instrumen pasar modal dengan profil risiko moderat Melvin mengingatkan bahwa instrumen yang “aman” tidak selalu bebas risiko, tetapi sesuai dengan profil risiko dan pemahaman investor.
Strategi berinvestasi secara konsisten Salah satu poin krusial yang disampaikan dalam sesi ini adalah investasi bukan soal “besar sekali” tetapi “teratur terus menerus.” Beliau memotivasi peserta untuk memulai dari sekarang, berapapun gajinya, dan berkomitmen secara rutin.
Tips & praktik langsung Karyawan juga mendapatkan tips praktis: bagaimana melakukan diversifikasi, kapan waktu ideal masuk atau keluar, dan bagaimana memantau performa investasi dari waktu ke waktu.
Manfaat Bagi Karyawan
Webinar ini mendapatkan respon positif dari karyawan Borwita. Melalui webinar ini, karyawan mendapat banyak manfaat yaitut:
Pemahaman yang jelas dan sistematis tentang dunia investasi
Belajar langsung dari praktisi (Melvin Mumpuni) pengalaman dan strategi yang sudah terbukti
Memiliki landasan agar tidak tersesat memilih investasi yang “semu menguntungkan” atau bahkan berisiko tinggi
Membangun mindset jangka panjang: bahwa investasi bukan “cepat kaya” melainkan proses terencana
Investasi sejak dini bisa menjadi pintu masuk untuk membangun aset yang produktif dan menjaga stabilitas keuangan di masa depan. Namun tanpa pemahaman yang benar, risiko yang dihadapi bisa lebih besar daripada manfaatnya.
Acara Borwita dengan tema “Mulai Investasi Sekarang: Panduan Membangun Aset untuk Pemula” bersama Melvin Mumpuni menjadi salah satu langkah positif dalam meningkatkan literasi keuangan karyawan untuk kesejahteraan dan lebih bijak dalam mengatur keuangan yang lebih baik.