Berapa lama waktu yang Anda habiskan menatap layar setiap hari?
Delapan jam, sepuluh jam, atau bahkan lebih?
Di tengah ritme kerja modern, mata menjadi salah satu aset paling vital, namun sering kali paling terabaikan. Padahal, gangguan kecil pada penglihatan dapat berdampak besar pada fokus, produktivitas, hingga kualitas hidup secara keseluruhan.
Dalam industri yang bergerak cepat seperti distribusi FMCG, ketelitian dan konsistensi menjadi kunci. Di sisi lain, hampir seluruh aktivitas kini bergantung pada perangkat digital. Mulai dari tim operasional, administrasi, hingga fungsi strategis di kantor pusat, screen exposure menjadi bagian tak terpisahkan dari keseharian kerja. Tanpa disadari, hal ini menghadirkan risiko baru yang perlu mendapat perhatian lebih serius.
Dampak Screen Exposure terhadap Kesehatan Mata
Paparan layar bukan hanya soal durasi, tetapi juga bagaimana mata bekerja secara terus-menerus tanpa jeda. Ada beberapa mekanisme yang sering luput dari perhatian, seperti menurunnya frekuensi berkedip yang menyebabkan mata kering, fokus jarak dekat dalam waktu lama yang memicu kelelahan otot mata, serta paparan cahaya biru yang memengaruhi kenyamanan visual.
Penelitian dalam jurnal Ophthalmic and Physiological Optics menunjukkan bahwa digital eye strain tidak hanya berdampak pada kesehatan mata, tetapi juga dapat menurunkan konsentrasi dan produktivitas kerja. Gejala yang muncul pun beragam, mulai dari mata kering dan tegang, sakit kepala, hingga penglihatan yang terasa kabur.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan mata bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis di lingkungan kerja modern.
Program Pemeriksaan Mata Borwita sebagai Langkah Preventif
Berangkat dari kesadaran tersebut, Borwita Citra Prima menghadirkan Program Kesehatan Kerja Karyawan berupa pemeriksaan mata sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan karyawan.
Kegiatan ini diselenggarakan pada 9 hingga 10 April 2026 di Ruang Papuma, Kantor Pusat Borwita, dengan tiga sesi pemeriksaan setiap harinya. Program ini terlaksana melalui kolaborasi dengan One O One Eyewear, yang menghadirkan layanan pemeriksaan mata profesional langsung di lingkungan kerja.
Melalui program ini, karyawan tidak hanya mendapatkan pemeriksaan mata secara gratis, tetapi juga kesempatan untuk berkonsultasi dengan optometrist, mengetahui kebutuhan kacamata atau lensa yang sesuai, hingga memperoleh akses promo pembelian kacamata. Pendekatan ini tidak hanya praktis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan karyawan yang memiliki mobilitas tinggi.
Lebih dari sekadar fasilitas, program ini merupakan bentuk preventive care, langkah sederhana namun berdampak besar dalam menjaga kesehatan jangka panjang.
Inclusive Wellbeing untuk Seluruh Karyawan
Salah satu kekuatan utama dari program ini terletak pada inklusivitasnya. Tidak hanya diikuti oleh karyawan kantor pusat, kegiatan ini juga melibatkan karyawan cabang Surabaya serta rekan operasional seperti cleaning service dan petugas keamanan.
Pendekatan ini mencerminkan bahwa kesejahteraan di Borwita bukanlah benefit eksklusif, melainkan komitmen yang menjangkau seluruh lapisan karyawan.
Antusiasme peserta juga terlihat dari berbagai insight yang muncul selama kegiatan:
- “Saya jadi tahu ternyata ada minus, padahal sebelumnya tidak sadar.”
- “Selama ini belum pernah cek mata, jadi ini sangat membantu.”
- “Mata dipakai setiap hari, tapi sering kita abaikan.”
Testimoni tersebut menjadi refleksi sederhana namun kuat, bahwa akses terhadap layanan kesehatan sering kali baru dirasakan manfaatnya ketika benar-benar difasilitasi.
Komitmen Borwita terhadap Kesehatan dan Produktivitas
Di Borwita, kesehatan karyawan tidak dipandang sebagai program tambahan, melainkan bagian dari sistem kerja yang berkelanjutan. Performa yang optimal hanya dapat dicapai ketika didukung oleh kondisi fisik yang prima.
Melalui inisiatif seperti program pemeriksaan mata ini, Borwita memastikan bahwa karyawan tidak hanya mampu bekerja dengan baik hari ini, tetapi juga memiliki fondasi kesehatan yang kuat untuk jangka panjang.
Inilah gambaran nyata #LifeatBorwita, bukan hanya tentang bekerja keras, tetapi juga tentang mendapatkan dukungan untuk tetap sehat dan berkembang. Karena pada akhirnya, #GrowatBorwita bukan hanya soal perjalanan karier, tetapi juga tentang peningkatan kualitas hidup secara menyeluruh.



