Di tengah ritme kerja yang semakin cepat, menjaga pola makan sehat sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi karyawan. Jam kerja panjang, mobilitas tinggi, target yang dinamis, hingga kebiasaan makan terburu-buru membuat banyak orang tidak lagi benar-benar mendengarkan sinyal tubuhnya sendiri.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan bahwa pola makan yang tidak seimbang dapat meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan, mulai dari kelelahan kronis hingga penyakit metabolik dalam jangka panjang.
Senada dengan itu, Harvard T.H. Chan School of Public Health juga menyebutkan bahwa pengaturan porsi, kualitas makanan, serta konsistensi waktu makan berperan besar dalam menjaga energi dan fokus sepanjang hari kerja.
Isu ini menjadi semakin relevan di lingkungan kerja dengan aktivitas tinggi, seperti di industri Distributor FMCG Indonesia, di mana karyawan lapangan dan tim operasional dituntut untuk selalu sigap, fokus, dan memiliki stamina yang prima.
Kehidupan Karyawan: Antara Target, Mobilitas, dan Pola Makan
Dalam keseharian karyawan, makan sering kali bukan lagi soal kebutuhan tubuh, melainkan sekadar jeda di antara rapat, perjalanan, atau target operasional. Tidak jarang makan dilakukan karena “sudah waktunya”, bukan karena benar-benar lapar, atau justru makan berlebihan sebagai respons terhadap stres.
Kondisi ini dapat berdampak langsung pada performa kerja. Tubuh yang kekurangan energi atau sebaliknya terlalu terbebani asupan tidak seimbang akan memengaruhi konsentrasi, mood, hingga produktivitas. Karena itu, pemahaman tentang perbedaan lapar fisik dan lapar emosional, pengaturan porsi, serta mindset diet yang sehat menjadi penting untuk diterapkan secara realistis di dunia kerja.
Komitmen Borwita dalam Mendukung Kesehatan Karyawan

Sebagai perusahaan Distributor Indonesia yang terus bertumbuh, Borwita percaya bahwa kinerja berkelanjutan dimulai dari manusia yang sehat, baik secara fisik maupun mental. Komitmen ini diwujudkan tidak hanya melalui sistem kerja dan budaya perusahaan, tetapi juga lewat ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan karyawan.
Pada Kamis, 18 Desember 2025, Borwita kembali menyelenggarakan Public Training Health Series bertajuk “Diet Happy, Body Healthy! Pola Makan Tepat Kunci Tubuh Sehat”.
Pelatihan ini dipandu oleh Ruthy, S.Gz., RD, Ahli Gizi dari RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo, yang mengajak peserta memahami bahwa diet tidak harus menyiksa, melainkan dapat dijalani secara sadar, seimbang, dan berkelanjutan.
Dari Mindset hingga Praktik Sehari-hari
Dalam sesi ini, peserta diajak membangun ulang mindset tentang diet, memahami jenis lapar, hingga mempelajari cara sederhana mengatur porsi makan berdasarkan ukuran tangan. Pendekatan ini membuat materi terasa dekat dengan realita kerja, mudah diterapkan di kantor, saat perjalanan dinas, maupun di tengah jadwal yang padat.
Diskusi berlangsung aktif, dengan berbagai pertanyaan seputar kebiasaan makan, tantangan menjaga pola hidup sehat di tengah pekerjaan, hingga tips konsistensi yang realistis.
Langkah Kecil Menuju Kinerja yang Lebih Sehat
Melalui Public Training Health Series, Borwita berharap dapat terus menjadi ruang belajar bersama yang mendorong kesadaran akan pentingnya kesehatan sebagai fondasi produktivitas. Karena bagi Borwita, pertumbuhan bisnis berjalan seiring dengan tumbuhnya kualitas hidup insan di dalamnya.
Dengan tubuh yang lebih sehat, fokus yang terjaga, dan energi yang seimbang, setiap karyawan dapat menjalani perannya dengan lebih optimal, hari ini dan di masa depan.



